Fitur

Sendiri Tapi Tidak Kesepian: Artikel Volker Grassmuck Tentang Otaku (4)

Polisi mencoba menyelamatkan salah satu korban tragedi penusukan di Akihabara, yang diduga dilakukan oleh seorang otaku. (BBC News)

Mari kita menuju ke kesimpulan. Inilah bagian terakhir dari seri artikel mengenai otaku tadi. Setelah sebelumnya kita diajak menelaah betapa luasnya kategori "otaku" itu, bagian terakhir ini akan membahas mengenai penyimpangan yang dilakukan oleh mereka.

Fitur

Sendiri Tapi Tidak Kesepian: Artikel Volker Grassmuck Tentang Otaku (3)

WC dengan tema anime. (Gamespot)

Masyarakat fetish. Pemujaan terhadap informasi. Otaku adalah hasil produk kapitalsime masyarakat modern. Otaku adalah masyarakat yang besar di belakang keyboard. Simak lanjutannya.

Fitur

Sendiri Tapi Tidak Kesepian: Artikel Volker Grassmuck Tentang Otaku (2)


Otaku, produk generasi muda masa kini. (Hector)

Pada artikel bagian pertama, kita diajak menelaah lebih dalam dan menelusuri latar belakang budaya yang menyebabkan fenomena "otaku" dapat muncul. Kini, kita akan masuk lebih dalam ke terminologi "otaku" itu sendiri.

Fitur

Sendiri Tapi Tidak Kesepian: Artikel Volker Grassmuck Tentang Otaku (1)

figurine

Kepada pembaca KAORI Newsline yang tertarik untuk mengkaji secara dalam dan mendasar mengenai fenomena otaku di Jepang, kami memuat esai dalam bahasa Indonesia yang cukup dalam mengulas mengenai otaku di Jepang. Credits kepada penerjemah aslinya.