Sebagian pembaca KAORI Newsline bertanya, bagaimana saya bisa menulis artikel dengan bahasa yang bagus? Padahal editornya (yang lama) hanya seorang anak SMA, lebih-lebih saat mulai mengisi KAORI, masih berumur kelas 3 SMP?
Saya tidak memungkiri, KAORI sedang berada di masa kritisnya. Down berkali-kali, ketiadaan artikel baru karena tragedi Harddiskku no Naku Koro Nih (HDD Laptop Crash-hen) menyebabkan semua terbengkalai. Dan, juga karena fokus untuk belajar Mengapa memberitakan anime di Indonesia sulit? Banyak hambatan yang dihadapi, termasuk kalangan konservatif yang ada di Indonesia yang mendoktrin pemikiran masyarakat. | |
Komentar Terkini