
Polisi mencoba menyelamatkan salah satu korban tragedi penusukan di Akihabara, yang diduga dilakukan oleh seorang otaku. (BBC News)
Mari kita menuju ke kesimpulan. Inilah bagian terakhir dari seri artikel mengenai otaku tadi. Setelah sebelumnya kita diajak menelaah betapa luasnya kategori "otaku" itu, bagian terakhir ini akan membahas mengenai penyimpangan yang dilakukan oleh mereka.

WC dengan tema anime. (Gamespot)
Masyarakat fetish. Pemujaan terhadap informasi. Otaku adalah hasil produk kapitalsime masyarakat modern. Otaku adalah masyarakat yang besar di belakang keyboard. Simak lanjutannya.

Otaku, produk generasi muda masa kini. (Hector)
Pada artikel bagian pertama, kita diajak menelaah lebih dalam dan menelusuri latar belakang budaya yang menyebabkan fenomena "otaku" dapat muncul. Kini, kita akan masuk lebih dalam ke terminologi "otaku" itu sendiri.

Kepada pembaca KAORI Newsline yang tertarik untuk mengkaji secara dalam dan mendasar mengenai fenomena otaku di Jepang, kami memuat esai dalam bahasa Indonesia yang cukup dalam mengulas mengenai otaku di Jepang. Credits kepada penerjemah aslinya.
Bukan tradisi Key untuk membuat galge tanpa unsur ero. Maka CLANNAD pun dibuat versi sampingan dengan unsur H yakni Tomoyo After. Begitu juga dengan Little Busters.Kira-kira seperti apa ringkasannya?
Komentar Terkini