Ōkami Kakushi (baca: Ookami no naku koro ni Kakushi) adalah anime musim gugur 2010, adaptasi dari permainan konsol PS2 berjudul sama. Yang menarik, permainannya merupakan hasil kolaborasi dari Ryukishi07 (Higurashi no Naku Koro ni, Umineko) dan Peach-Pit (Shugo Chara!).
Saya jadi teringat, ketika pada awal bulan September ini saya memutuskan untuk melarang raep games di KAORI Subforum Visual Novel. Pun, sudah sejak lama saya tidak lagi menerjemahkan berita dari Sankaku (sankakucomplex.com), melainkan saya mencari alternatif lain yang sama dalamnya dengan Sankaku.
Keduanya berbeda konteks, walau bagi saya sendiri, ada kesamaan antara keduanya. "Di mata orang yang salah, hal ini hanya akan semakin menghancurkan arti anime dan manga itu sendiri." Dan, saya bukan tipe orang yang "menutup mata dan menganggap ini urusan pribadi saya".
Rape mulai dilarang seiring isu pelarangan permainan dengan kekerasan seksual. Produsen eroge pun putar haluan, mengganti nama – namun tidak dengan kontennya – .
Bila anime sampai lenyap di muka bumi Indonesia, apa kita mau menyerahkan generasi muda kepada pembodohan sistematis yang dilakukan oleh makhluk bernama “SINETRON”?
Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh menyatakan, peran masyarakat sangat dibutuhkan guna menyukseskan upaya pemerintah untuk memblokir situs porno.
“Sudah sekitar ratusan ribu situs porno yang kita blokir selama ini. Tapi, munculnya situs baru yang juga berisi gambar porno tidak kalah banyak,” kata Mohammad Nuh di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu.
Masih mengamati lika-liku pergolakan fansub Indonesia, semakin hari fansub Indonesia malah mengalami dekadensi moral. Jika niat awal fansub itu adalah menyajikan anime bagi para penggemar, kini fansub Indonesia menjelma menjadi entitas yang rakus penghargaan, bergengsi tinggi, dan dalam beberapa hal mulai merambah ke upaya melawan hukum. Sebuah hobi menyalurkan minat, bakat, dan kesempatan luang, ataukah sebuah kegiatan untuk menunjukkan eksistensi dan gengsi?
Komentar Terkini