Polah Ardi Rizal (Foto kiri), bocah dua tahun asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang jadi pecandu rokok sempat menggegerkan dunia. Video balita yang dengan santainya menghisap gulungan tembakau membuat jutaan orang geleng-geleng kepala.
Apa yang dialami Ardi Rizal membuat mata dunia menyorot tajam ke Indonesia, yang dianggap gagal meregulasi industri tembakau. Namun, kini ada kabar baik.
"Bocah itu sudah sembuh dan dikembalikan ke keluarga dan pemerintah daerah," kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait, kepada VIVAnews.com, Jumat, 3 September 2010.
Dijelaskan Aris, ada dua pendekatan yang dilakukan untuk menyembuhkan Ardi. "Medis dan psikologis. Untuk psikologis, kami mencoba terus menerus agar dia melupakan rokok, dengan memberikan aktivitas," kata Aris.
Selain itu, bocah tersebut ditempatkan di komunitas sebaya, sehingga ia bisa berteman dan terpengaruh dengan teman-temannya yang tidak merokok. Hasilnya, "sekarang ia sama sekali tidak minta rokok."
Padahal sebelumnya, enam bulan setelah ayahnya memberi dia rokok, Ardi kecanduan. Dia bisa menghabiskan dua bungkus rokok sehari. Dia akan mengamuk jika keinginannya mengepul tak dituruti. (kd)
KAORI Newsline | Via VIVAnews





Yah.. Untunglah… Semoga aja dia gak balik lagi ke kebiasaan buruknya tsb..
wah sama kaya yg di malang…… :swt:
cuman yg dimalang dah agak lama n dia suka misuh2 juga……
baguslah klo begitu….gw malu juga sebagai orang Indo kali taunya ada kejadian begini
lebih baik berhenti sejak dini, ketimbang kalau nanti sudah dewasa dan terlambat (meskipun ia memulainya terlalu dini)
yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah nanti setelah masuk (sekitar)SMA, akibat pergaulan Ardi akan kembali merokok?
demi kesehatan mungkin lebih baik dia berhenti merokok untuk seterusnya soalnya anak ini tipe pecandu berat tapi diragukan apakah ia tidak akan merokok setelah dewasa dan bergaul dgn kawan2nya yg merokok jg?