Aktual

Nadir

Adikku bertanya mengenai manga yang kubeli tadi sore. Isinya, tidak jauh-jauh dari fanservice.
Agar ia tidak membacanya, kusodorkan sebuah manga Conan. Tentu ia antusias menerimanya.

Kupikir kembali, aku mulai berpikir saat aku mulai menonton anime pertama yakni Clannad pada Maret 2008 ini. Dan majalah anime pertama juga satu-satunya yang kumiliki adalah sebuah majalah ADV.

Menarik memikirkan lagi, beberapa bisikan bernada kasar yang kudengar pada awalnya. Aku tidak ada niatan mengusik ketenangan api dalam sekam, melainkan mereka yang menuangkan pertamax ke atas api.

Aku mengerti, memandang kembali pada diriku. Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah berkah, dan esok adalah misteri.
Aku tidak tahu apakah kegundahanku melihat api dalam sekam yang menjadi masalah, ataukah hanya ulah segelintir orang yang berusaha memercik api di tengah hutan.

Aku memilih bisu, buta, dan tuli pada setiap orang yang mencelaku. Namun, bila ada seseorang yang datang dengan tangan terbuka padaku, aku akan menyambutnya.

Benarlah apa kata peribahasa, gajah di pelupuk mata tak terlihat, namun kuman di seberang lautanlah yang terlihat.

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

KAORI Fansub
KAORI Distribusi Anime Indonesia
KAORI Forum